Oleh: korem172 | Februari 10, 2012

KUNJUNGAN KERJA PANGDAM XVII/CENDERAWASIH KE MAKOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

Gambar

Abepura – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jendral  TNI Erfi Triassunu, menilai ancaman di tahun 2012, ini adalah soal pilkada Gubernur Papua yang akan di gelar tahun ini.

Ancaman pertama kita di tahun 2012 adalah masalah pilkada nanti. Tendas Pangdam XVII/Cenderawasih kepada selurua anggota TNI, khusus nya Korem 172/PWY, selasa (8/2).ancaman tersebut  karena para calon  Gubernur tersebut saling berbeda.

Jangan gara-gara tanah sejengkal akhirnya perang suku, sedangkan calon-calon Gubernur ini saling berbeda-beda, itu yang perlu kita  antisipasi di daerah ini, kita sebagai anggota Korem 172/PWY harus mewaspadai hal-hal seperti yang tidak di inginkan. Seperti  kejadian di Papua barat, karena itu Pangdam XVII/Cenderawasih  menyampaikan mewanti-wanti untuk para calon tersebut ,untuk bias merasakan kekalahan, kalau tidak bias menerima kekalahan, yang bias akan terulang seperti di papua barat .

Bagi anggota Korem 172/PWY langkah-langkah apa yang di ambil TNI dalam menghadapi penembakan di puncak Jaya, Pangdam XVII/Cenderawasih pihak nya punya SOP dan prosodur tetap (protap). Pihak nya membantu Polri dalam rangka Pengembangan baik pengejaran,  penutupan termasuk punya pendekatan kepada masyarakat yang berbeda pendapat untuk mengungkap kasus tersebut, Hanya saja untuk mengungkap kan peleku penembakan itu lanjutnya butuh waktu, sebab yang menjadi korban penembakan tidak hanya aparat Negara tapi juga Masyarakat seperti tukang ojek dan sebagainya.

Kalau tujuan nya darai dulu mereka ingin menunjukan eksiatensinya bahwa mereka masih ada terangnya. Yang menjadi kendala  selama ini dalam menglokalisir adalah luasnya wilayah. Selain itu Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan para pelaku tersebut bias melihat aparat yang datang namau dari pihak mereka sulit di bedakan, ini terjadi karena antara  penduduk dengan kelompok sulit di bedakan, itu yang menjadi kendala kami, kata pengarahan Panglima XVII/Cenderawasih kepada seluruh anggota Makorem 172/PWY (8/2). Karena kalau kita  gegabah nanti bias melanggar HAM.sehingga itu yang kita atur dan kita rem, terangnya ,Pangdam XVII/Cenderawasih, hanya secara hokum harus di buktikan sehingga polisilah yang di kedepankan.

Dengan kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih ke Makorem 172/PWY sekaligus  berpamitan untuk pindah tugas. ( Penrem 172/pwy).


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.