Abepura – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayor Jendral TNI Erfi Triassunu, menilai ancaman di tahun 2012, ini adalah soal pilkada Gubernur Papua yang akan di gelar tahun ini.
Ancaman pertama kita di tahun 2012 adalah masalah pilkada nanti. Tendas Pangdam XVII/Cenderawasih kepada selurua anggota TNI, khusus nya Korem 172/PWY, selasa (8/2).ancaman tersebut karena para calon Gubernur tersebut saling berbeda.
Jangan gara-gara tanah sejengkal akhirnya perang suku, sedangkan calon-calon Gubernur ini saling berbeda-beda, itu yang perlu kita antisipasi di daerah ini, kita sebagai anggota Korem 172/PWY harus mewaspadai hal-hal seperti yang tidak di inginkan. Seperti kejadian di Papua barat, karena itu Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan mewanti-wanti untuk para calon tersebut ,untuk bias merasakan kekalahan, kalau tidak bias menerima kekalahan, yang bias akan terulang seperti di papua barat .
Bagi anggota Korem 172/PWY langkah-langkah apa yang di ambil TNI dalam menghadapi penembakan di puncak Jaya, Pangdam XVII/Cenderawasih pihak nya punya SOP dan prosodur tetap (protap). Pihak nya membantu Polri dalam rangka Pengembangan baik pengejaran, penutupan termasuk punya pendekatan kepada masyarakat yang berbeda pendapat untuk mengungkap kasus tersebut, Hanya saja untuk mengungkap kan peleku penembakan itu lanjutnya butuh waktu, sebab yang menjadi korban penembakan tidak hanya aparat Negara tapi juga Masyarakat seperti tukang ojek dan sebagainya.
Kalau tujuan nya darai dulu mereka ingin menunjukan eksiatensinya bahwa mereka masih ada terangnya. Yang menjadi kendala selama ini dalam menglokalisir adalah luasnya wilayah. Selain itu Pangdam XVII/Cenderawasih mengatakan para pelaku tersebut bias melihat aparat yang datang namau dari pihak mereka sulit di bedakan, ini terjadi karena antara penduduk dengan kelompok sulit di bedakan, itu yang menjadi kendala kami, kata pengarahan Panglima XVII/Cenderawasih kepada seluruh anggota Makorem 172/PWY (8/2). Karena kalau kita gegabah nanti bias melanggar HAM.sehingga itu yang kita atur dan kita rem, terangnya ,Pangdam XVII/Cenderawasih, hanya secara hokum harus di buktikan sehingga polisilah yang di kedepankan.
Dengan kunjungan Pangdam XVII/Cenderawasih ke Makorem 172/PWY sekaligus berpamitan untuk pindah tugas. ( Penrem 172/pwy).
