Profil


Korem 172/Praja Wira Yakthi berlambang satuan dengan sebutan “Dhuaja Praja Wira Yakthi” yang mempunyai arti dan makna sebagai berikut.

MAKNA LAMBANG

a. Bintang bersudut lima. Bintang melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa, berarti Prajurit yang senantiasa Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam perwujudannya selalu patuh dan taat melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan dan agama masing-masing serta mengamalkan toleransi antar umat beragama, sebagai Lambang TNI – AD, maka Prajurit TNI – AD harus senantiasa setia dan menjunjung tinggi kehormatan satuan TNI-AD dan Bintang berwarna kuning emas, mengandung arti bahwa sebagai Prajurit TNI- AD senantiasa bercita- cita luhur dan tinggi dengan perwujudannya selalu belajar dan melatih diri agar tetap siap untuk mampu mendharma bhaktikan dirinya demi kejayaan Nusa dan Bangsa.

b. Bunga Kapas delapan buah. Kapas yang putih bersih melambangkan kebersihan dan kesucian niat dan tekad kami untuk mengabdikan diri kepada masyarakat tempat kami bertugas, bertekad untuk mengantarkan rakyat ketingkat kesejahteraan yang lebih baik dan Kapas delapan buah melambangkan bulan kedelapan atau bulan Agustus, sedangkan 17 helai daun melambangkan tanggal 17.

c. Buah padi empat puluh lima butir. Buah padi merupakan Lambang kemakmuran, Prajurit Korem 172/PWY bersama-sama dengan masyarakatnya akan bekerja keras mencapai kemakmuran, empat puluh lima butir padi melambangkan dua angkatan terakhir dari angka 1945 dan buah kapas dan buah padi melambangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang ada di daerah Korem 172/PWY, setia kepada Proklamasi 17 Agustus 1945.

d. Gunung dengan dua puncak dan aliran salju abadi. mempunyai arti bahwa Gunung melambangkan watak ksatria yang tegas, tidak goyah oleh pengaruh yang kurang baik, berpendirian teguh, percaya kepada diri sendiri, berdisiplin kuat, dua Puncak gunung yang melambangkan TNI dan Rakyat bersatu bekerja sama bahu-membahu, warna hitam melambangkan watak setia seorang ksatria, dua puncak gunung yang berwarna putih perak adalah gambaran benda alam salju abadi yang khas didaerah Korem / PWY yaitu gambaran Gunung Jayawijaya dan aliran salju berjumlah tujuh berarti tanggal tujuh tanggal hari jadi Korem 172/PWY.

e. Semak, hutan, rimba berwarna hijau dengan sebelas puncak. merupakan gambaran kondisi daerah tanggung jawab Korem 172/PWY yang sebagian besar terdiri dari benda alam tersebut. Kondisi daerah yang seperti itu, bukan hal yang menakutkan tetapi menunjukkan adanya potensi yang sangat besar untuk kesejahteraan dan kemakmuran yang menantang kita semua untuk ditangani dengan sungguh-sungguh, sebelas puncak melambangkan bulan Nopember dan tujuh aliran salju dengan sebelas puncak hutan berarti tanggal tujuh Nopember, adalah hari jadi Korem 172/PWY.

f. Tugu bertuliskan angka 1410 merupakan gambaran tugu batas Negara Kesatuan Republik Indonesia dan angka 1410 adalah angka garis batas Negara yang secara umum terletak pada garis batas Negara yang secara umum terletak pada garis batas daerah tanggung jawab Korem 172/PWY.

g. Garis cakrawala dan rawa-rawa. Garis cakrawala melambangkan bahwa sebagai aparat teritorial sangat dituntut untuk memiliki cakrawala / pandang luas dan jauh kedepan dengan pengetahuan yang memadai untuk mampu menyelesaikan tugasnya yang memang luas, rumit, penuh aneka ragam, rawa-rawa yang memang nampaknya medan penghambat besar,tetapi merupakan tantangan yang harus bermanfaat untuk mencapai kesejahteraan maupun kepentingan pertahanan keamanan dan gunung ,semak, hutan, rimba, rawa dan lautan adalah gambaran yang menyeluruh tentang kondisi geografi dan topografi daerah Korem 172/PWY.

h. Lautan dengan tujuh puncak gelombang. Lautan samudera membatasi Korem 172 / PWY disebelah utara dan di sebelah selatan dan gelombang melambangkan sifat Prajurit Korem 172/PWY yang dinamis penuh energi, tidak pernah diam berpangku tangan, penuh inisiatif untuk menyelesaikan tugasnya.

i. Kain pengikat melengkung ke atas. Tetap mengikat erat kemanunggalan dengan rakyat, merupakan gambaran garis bibir yang tersenyum, melambangkan senyum teritorial sebagai perwujudan “sikap teritorial” dan ujung – ujungnya menengadah terbuka keatas, mempunyai makna keterbukaan didalam melaksanakan tugas-tugas teritorial.

Makna Warna.

a. Kuning emas : Kejayaan dan keluhuran.

b. Putih/putih perak : Suci.

c. Merah : Berani.

d. Hitam : Setia dan wibawa.

e. Hijau : Kesejahteraan dan kemakmuran.

f. Biru : Kedamaian dan ketenangan.

Makna seloka “ Praja Wira Yakthi ”

a.         Praja   : Wilayah/ daerah/tanah dan isinya termasuk rakyat yang berdiam diatas wilayah/daerah tersebut.

b.         Wira    : Mengutamakan dan menonjolkan sifat / watak sebagai perwira ksatria.

c.         Yakthi  : Sungguh-sungguh, tekun, bhakti.

Yang berarti bahwa Prajurit Korem 172/Praja Wira Yakthi membiasakan kejujuran, keadilan dan kebenaran serta senantiasa menjadi tauladan bagi masyarakat dan keluarganya. Selalu mengutamakan sifat dan watak perwira ksatria dalam berbhakti dengan dedikasi tinggi dalam membela wilayah / daerah yang menjadi tanggung jawab termasuk isinya dan rakyatnya yang berdiam diatasnya.

Kepala Standard (Mahkota)

a. Bintang bersudut lima adalah bintang keprajuritan, juga melambangkan kesetiaan terhadap Pancasila.

b. Tujuh buah kelopak adalah Sapta Marga, yang terikat dalam satu ikatan yang kekal sebagai lambang persatuan dan kesatuan.

c. Lima kelopak kecil sebagai lambang Sumpah Prajurit.

d. Secara keseluruhan mahkota / kepala tiang bermakna bahwa Prajurit sebagai Tiang Negara yang berlandaskan Pancasila , Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Mempertahankan persatuan dan kesatuan antara sesama anggota dan kemanunggalan TNI dan rakyat yang tak mungkin di pisah-pisahkan dan tetap akan kekal.

Arti keseluruhan Lambang. Prajurit yang bernaung dibawah Lambang / Dhuaja ini adalah warga dan keluarga TNI Angkatan Darat yang ber Ketuhanan Yang Maha Esa dan setia kepada Proklamasi Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Ksatria yang setia serta menjunjung tinggi kehormatan Corps TNI Angkatan Darat dalam gejolaknya situasi tetap patuh dan taat untuk berpedoman kepada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit sebagai pedoman Prajurit TNI. Berbudi luhur, berkemauan keras, dinamis penuh inisiatif kreatif yang positif agar mampu mengabdikan dirinya kepada bangsa dan Negara Indonesia bersedia berkorban tanpa pamrih untuk mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang terletak diwilayah paling timur dengan masyarakat di daerah tanggung jawabnya, bekerja keras meraih tingkat kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik demi kejayaan Nusa dan Bangsa.

NAMA-NAMA PEJABAT KOREM TA. 2010

1. Danrem : Kolonel Inf Ibnu Triwidodod,S.Ip

2. Kasrem : Letkol Inf Paulus Herpomo T, S.IP

3. Intelijen : Letkol Czi Widiyanto

4. Kasi Operasi : Letkol Inf Sudaryono  S.IP

5. Kasi Personel : Letkol Inf Jon Heriko

6. Kasi Logistik : Mayor Inf Indrajid Riyadi

7. Kasi Teritorial : Letkol Inf Oktovianus da Silva

8. Dandim 1701/JPR : Letkol Inf Rano Tilaar

9. Dandim 1702/JWY : Letkol Inf  Teddy

10. Dandim 1712/Sarmi : Letkol Inf Hariyadi

11. Dan/Wadantdenhub : Mayor Chb (K) Farida

12. Dandenkesyah : Letkol Ckm Djanto

13. Kasetum : Kapten Inf Sahanuddin

14. Dankima : Kapten Inf Mastur

15. Ka Infolahta : Kapten Inf Dwi Sapto Prabowo

16. Ka Jasrem : Kapten Inf  Syamsul Ma’arif

17. Ka Bintalrem : Kapten Inf Fauzi

18. Ka Penrem : Mayor Arh Samujiyo

19. Ka Primkoprem : PNS Heri S

20. Ka Ajenrem : Drs. Kamaruddin

21. Ka Tim Palrem : Kapten Cpl

22. Dantim Intel : Kapten Inf

23. Pakum Rem : Kapten Chk Asep Rusdian, SH

TUGAS POKOK KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI

Korem 172/Praja Wira Yakthi sebagai bagian integral dari Kodam XVII/Cenderawasih merupakan salah satu Komando pelaksana pembinaan kekuatan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas-tugas aspek darat di wilayahnya, yang mempunyai  3 tugas pokok yaitu :

a.         Korem 172/Praja Wira Yakthi selaku Komando Pembinaan : menyelenggarakan pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan, menyelenggarakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayahnya dalam rangka mendukung tugas pokok kodam XVII/Cenderawasih.

b.         Korem 172/Praja Wira Yakthi selaku Komando Pelaksana   Operasi :

1)         Korem 172/Praja Wira Yakthi salaku kolakops beserta perkuatannya melaksanakan operasi pengamanan batas wilayah darat RI-PNG, mencegah pergeseran patok batas (Meridian Monument), mencegah kegiatan illegal dan mencegah penyerangan GPK Papua serta memberdayakan wilayah pertahanan perbatasan dalam rangka mendukung  tugas pokok Kodam XVII/Cenderawasih selaku Komando Operasi TNI Papua.

2) Korem 172/Praja Wira Yakthi salaku kolakops beserta perkuatannya melaksanakan operasi pengamanan daerah rawan, mencegah, menghilangkan pengaruh dan mengatasi aksi Gerakan Pengacau Keamanan Papua, memberi bantuan perkuatan kepada Polri dan Pemerintah Daerah sesuai prosedur serta memberdayakan wilayah pertahanan dalam rangka mendukung  operasi pengamanan daerah rawan Komando Operasi TNI Papua.

c.         Korem 172/Praja Wira Yakthi selaku PTF Kementrian Pertahanan di daerah bertugas menyelenggarakan pembinaan kemampuan pertahanan negara dan mengupayakan pendayagunaan sumber daya nasional yang tersedia di wilayah Korem 172/Praja Wira Yakthi untuk kepentingan pertahanan negara.

PEMBAGIAN WILAYAH

1. Korem 172/Praja Wirayakti memiliki luas wilayah 259.180,91 Km2. terdiri dari 3 Kodim, 36 Koramil dan 4 Pos Ramil dengan wilayah Pemerintahan terdiri dari 1 Kotamadya dan 12 Kabupaten. Sebelah Timur berbatasan dengan Negara PNG, sebelah Barat berbatasan dengan wilayah korem 173/PVB, sebelah Utara berbatasan dengan Lautan Pasifik sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan Wilayah Korem 174/ATW.

2. Makodim 1701/Jayapura di Jayapura memiliki luas wilayah 164.712 Km2. membawahi 16 Koramil dan 2 Pos Koramil. dengan wilayah Pemerintahan terdiri dari 1 Kotamadya (Jayapura) dan 2 Kabupaten ( Kab.Keerom dan Kab Jayapura) serta meliputi 9 Distrik. Sebelah Timur berbatasan dengan Negara PNG, sebelah Barat berbatasan dengan wilayah korem 173/PVB, sebelah Utara berbatasan dengan Lautan Pasifik sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan Wilayah Kodim 1712/JWY

3. Makodim 1702/Jayawijaya di Jayawijaya memiliki luas wilayah Luas wilayah 52.915 Km2.. membawahi 13 Koramil dan 2 Pos Koramil 13 Koramil dan 2 Pos Koramil. dengan wilayah Pemerintahan terdiri dari 8 Kabupaten yaitu Kab. Jayawijaya, Kab. Yahukimo, Kab. Tolikara, Kab. Peg Bintang, Kab. Mamberamo Tengah, Kab. Lany Jaya, Kab. Yalimo dan Kab. Nduga Sebelah Timur berbatasan dengan Negara PNG, sebelah Barat berbatasan dengan wilayah korem 173/PVB, sebelah Utara berbatasan dengan Kodim 1701/Jayawijaya sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan Wilayah Korem 174/ATW.

4. Makodim 1712/Sarmi di Sarmi memiliki luas wilayah Luas wilayah 41.553,91 Km2.. membawahi 7 Koramil.

VISI MISI KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI

Korem 172/Praja Wira Yakthi mempunyai visi dan misi yaitu terwujudnya kemanunggalan TNI dan Rakyat, terwujudnya prajurit yang profesional dalam tugas dan terwujudnya prajurit yang berwawasan kebangsaan serta dicintai oleh rakyat. Hal ini mempunyai arti bahwa :

a.         Prajurit Korem 172/Praja Wira Yakthi beserta jajarannya adalah prajurit pilihan yang mempunyai sifat Ksatria, berani, rela berkorban, pantang menyerah dan bersedia sebagai perisai dan benteng Negara dalam menghadapi setiap ancaman yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah Timur Indonesia (Papua).

b.         Prajurit Korem 172/Praja Wira Yakthi selalu bersama dan manunggal dengan rakyat dalam mencapai kesejahteraan lahir dan bathin. Oleh karena itu Prajurit Korem 172/Praja Wira Yakthi selalu membantu kesusahan dan kepentingan rakyat dimanapun mereka berada dan bertugas, sehingga selalu dicintai rakyat.

c.         Prajurit Korem 172/Praja Wira Yakthi selalu bahu-membahu dengan rakyat, tidak menyakiti rakyat, bahkan bersama rakyat mengamankan daerah perbatasan dengan penuh tanggung jawab, dengan tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, maka Korem 172/Praja Wira Yakthi selalu jaya sepanjang masa di bawah Panji Praja Wira Yakthi.

SEKILAS KOMANDAN KOREM 172/PRAJA WIRA YAKTHI


KOLONEL INF IBNU TRIWIDODO

Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi Kolonel Inf Ibnu Triwidodo dilahirkan di Bantul Jogjakarta pada tanggal 9 November1961. Beliau menikah dengan Ny. Kusumawati S.Pd dan sekarang dikarunia 3 orang anak An. Pegy Detimorisi (25-4-1993), M. Ridho Ibnu (28-4-1998) dan M. Seto Triwidodo (02-6-2005). Menamatkan Pendidikan di AKABRI Darat tahun 1985.

RIWAYAT PENDIDIKAN

DIKBANGUM

1. Akabri (1985)

2. Sussarcab (1985)

3. Suslapa I (1992)

4. Diklapa II (1996)

5. Seskoad (1999)

6. Sesko TNI (2009)

DIKBANGSPES

1. Sussar Para (1986)

2. Sas Regmount Australia (1996)

3. Sus Sar Selam (1997)

4. Free Fall (2000)

TANDA JASA

1. SL. Seroja

2. SL. Kesetiaan VIII, XVI, XXIV Tahun

3. SL. Dwija Sista

 

RIWAYAT PENUGASAN

OPERASI

Ops. Tim-TIm 1987, 1988, 1990,1993 dan 1998

 

PENUGASAN LUAR NEGERI

 Thailand (2009)

 


Tanggapan

  1. bravo korem 172…
    tetap diupdate beritanya

    bravo TNI !!!

  2. Buat pem prov papua n kodam cendrawasih tambah donk kodim dan koramil persiapan,situs ny nambah rubrik y

  3. kapan pembukaan anggota TNI di tahun 2009 / 2010 ?

  4. saya anak smk 2.saya pengen masuk TNI.tetapi saya anak orang biasa. apa sih yang gak pake uang pada jaman sekarang …sebetulnya prosedur dan sarat 2 apa saja sih kalo saya masuk ke TNI.maaf tolong kasih jawaban dan kalo bisa kirim e_mail ke.muh_him@yahoo.co.id…….trimakasih saya tunggu ya pak jawabvannya.

  5. TNI ..OK BANGET DAH …TAPI GYANYA DOANG

    • Semua orang bebas menilai dan berpendapat….bebasss !!!, tetapi yang perlu anda ketahui bahwa TNI memang harus mempunyai Postur dan penampilan yang porposisional !! Masalah Gaya, dari sudut mana kita melihatnya. Tapi pernahkah mas Alhag melihat TNI yang bertugas diperbatasan ???

  6. Bravo Korem 172, berita-berita anda di web dapat menggugah semangat prajurit …lanjutkan perjuangan, bangun profesionalisme prajurit mulai dari hal-hal yang kecil/spele tapi sgt berarti untuk membentuk fostur dan kekuatan, saya salut dengan komentar anda thd pihak lain yang berupaya melemahkan semangat. Yang penting solid dech sesama TNI… Amien

    • Makasih atas atensinya, mudah2an cambuk ini dapat menjadikan penyemangat dan penggugah kita untuk meningkatkan pengabdian kepada negara dan bangsa tercinta …..

  7. saya dari satuan lain, saya bangga padamu….. engkaulah pengawal merah putihku, semoga tetap tegar dan kokoh berdiri, Tuhan senantiasa memberikan kekuatan padamu. Amin.
    Salam untuk Danang W (Sintel)

    • Oke mas, kita sama2 mengabdi pada negara tercinta ….. walaupun beda satuan tapi satu tujuan … tetap tegaknya kedaulatan NKRI ….. oke salam juga untuk rekan prajurit di satuanmu ….. tetap semangat …..

  8. Nama2 Pasine kok ra di tulis to mas…
    pelanggaran ki…

    • Mau terdaftarrrrrrrrr … berikan datanya ke Pen mas ….. ditunggggguuuuuu

  9. Oke mas sambas ….., lama sekali ngak muncul, gimana kabarnya ….. baik2 kah ….., makasih & terus kunjungi blok korem 172 ….. mengingatkan memori, kenangan dan perjuangan masa lalu ……., salam tuk keluarga dan rekan2 di satuan baru …..

  10. Oke mas sambas, kasih tahu rekan2nya yang ada disana bahwa Korem 172 walaupun terletak terpencil dan paling timur di wilayah NKRI ….., masalah IT tidak ketinggalan …. !!! masalah fisik terus kita bina dan tingkatkan …. bravo korem 172 …….

  11. Terimakasih atas kepercayaan Mas Sambas mengenai Korem 172/Praja Wirayakti ……., memang itulah “Jati diri Korem 172″ bersama-sama dengan rakyat dengan “Cinta Kasih dan Damai Sejahtera” kita membangun Papua tanah damai dalam bingkai NKRI. Korem 172/Praja Wirayakti sebagai salah satuan Satuan Kowil dan Kolakops Pamtas RI-PNG harus menjadi satuan yang dapat berperan ganda ….. bersama2 dengan rakyat mewujudkan/meningkatkan kesejahteraan & menjaga kedaulatan NKRI ….. salam

  12. Makasih suadara Rose, kita tetap semangat ….. Untuk keadaan Wasior sendiri memang perlu penanganan yang serius dari semua pihak dan membutuhkan waktu yang lama, Aparat TNI dan sukarelawan yang diterjunkan memang sudah bekerja secara maksimal ! Tetapi menurut saya Relokasi dan rekonstruksi merupakan jalan yang terbaik dan manusiawi untuk penanganan Wasior !!!

  13. Mas samsul, salah satu syarat masuk menjadi anggota TNI adalah “sehat jasmani & rohani” artinya bahwa secara medis maupun fisik “calon” tersebut memenuhi syarat yang telah ditentukan !!!! Medis : pemeriksaan mulai dari mata, gigi, jantung, postur, farises, darah, urine dll, sedangkan fisik : mampu melaksanakan test kesemaptaan sesuai katagori, misal : lari 12 menit (A), set up, push up, pul up, sutlle run (B) & Renang (semua test Jasmani digabung menjadi satu dan nilai minimal 61 !!! Itu baru test fisik belum administrasi, mental ideologi dan psycotest !!! Jadi saran saya Mas samsul cek up dan konsultasi kepada institusi TNI terdekat, kalau bisa ke AJENREM atau AJENDAM !!!! Tanyakan hal2 menjadi kendala mas Samsul !!! Kalau tidak mencoba sekarang KAPAN LAGI !!!! Insya Alloh dengan do’a dan ketulusan mengabdi pada negri ini, cita2 mas samsul tercapai … Amin

  14. Makasih mas aji telah mengunjungi blog kami, ya itulah upaya kami agar masyarakat sedikit tahu tentang informasi dari Korem / satuan TNI yang ada diperbatasan (Papua) !!! Selain itu masyarakat juga tahu bahwa tugas TNI bukan hanya untuk perang tetapi banyak tugas2 lain yang bersama2 dengan masyarakat dan Pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan yang ada di daerah setempat …. !!! Thanks mas aji ….

  15. Kenangan indah sebagai “ANAK KOLONG” memang sangat menarik dan tidak semua orang mengalaminya ….. TK di di Sumatera, SD kelas 1 pindah ke Jawa, SD kelas 3 pindah ke Kalimantan…. Kelas 5 di Jakarta ….. SMP sekolah di Papua ….., sebelum tamat SMP pindah lagi ke Jawa ……. dsssss …. SMA dan Kuliah entah dimana …. Ya itu semua mempunyai kenangan hidup yang berharga dan tak mungkin terlupakan …. Ya mbak Dewani …. Barak Secata dan Secaba masih utuh …. kalau direhap hanya sebagian ….. (kalau ngak percaya bisa di cek …. he.. hee ) …… Rumah yang dulu ditempati mbak juga masih berdiri kokoh …. bangunan2 tua bikinan Belanda juga masih dilestarikan …… Masih ingat Maxs Athur ….. Ditunggu kehadirannya mbak disini …


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.