DANREM 172/PRAJA WIRAYAKTI : PAHAMI ADAT ISTIADAT DAN KEBIASAAN MASYARAKAT SETEMPAT

Setelah mengadakan pengecekan ke Kolakops dan Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 713/ST, Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat melanjutkan pengecekan terhadap Pos-pos Satgas Pamtas Yonif 527/BY dan Kotis Sattis. Dalam kunjungan kerja ini, Danrem didampingi oleh Dandim 1701/Jayapura Letkol Inf Imam Santosa, Kasi Intel Korem Letkol Inf Sujono, Kasiops Korem Letkol Inf Boni Christian Pardede dan Kapenrem Mayor Arh Iswibowo.

Sasaran kunjungan pertama di Kotis Sattis Arso, dan di tempat ini Danrem menerima paparan dari Dansattis Mayor Inf Riyanto yang mamaparkan tentang tugas, tanggung jawab dan perkembangan situasi dan kondisi keamanan yang ada diwilayah Korem 172. Setelah menerima paparan, Danrem memberikan penekanan kepada Dansattis dan anggotanya untuk meningkatkan kewaspadaan, kepekaan, temu cepat dan lapor cepat setiap ada perkembangan situasi sehingga dapat diantisipasi dan dapat dicegah secara dini sebelum pemasalahannya berkembang.

Kunungan dilanjutkan ke Kotis Yonif 527/BY di Senggi. Di Kotis ini, Komandan Satgas Yonif 527/BY Letkol Inf Ramli memaparkan tentang tugas dan tanggung jawab satuannya, hal yang menonjol, kendala yang dihadapi serta Pos-pos yang digelar diperbatasan RI-PNG. Selesai mendengarkan paparan dari Dansatgas, Danrem memberikan arahan dan penekanan kepada Dansatgas, Para Danki dan Danton antara lain bahwa dalam melaksanakan pendekatan kepada masyarakat harus diperhatikan “Adat-istiadat dan kebiasaan yang ada di masyarakat setempat” jangan melanggar apa yang menjadi tradisi mereka dan jangan disamaratakan, pahami hal-hal khusus mereka. Adakan anjang sama dan pelihara hubungan baik dengan masyarakat, ketua adat, ketua suku, ondoafi maupun ondofolo sehingga tercipta “Cinta kasih dan damai sejahtera”. Kalian jangan membeda-bedakan suku, keturunan ataupun asal daerah, kalian adalah orang Papua, karena kalian mencari makan, tidur dan hidup di sini, di Papua ini,”tegasnya. Ingat slogal Kodam Cenderawasih “TNI membantu rakyat maka rakyat membantu TNI, TNI mencintai rakyat maka rakyat mencintai TNI, dan TNI melindungi rakyat maka rakyat melindungi TNI”.

Berkaitan dengan kesehatan, Danrem menekankan agar semua prajurit memelihara kesehatan dan fisik masing-masing,”Saya mengharapkan kepada kalian untuk selalu memelihara kondisi fisik maupun kesehatan, karena disini rentan terjangkit penyakit malaria, untuk itu kata Danrem bahwa penyakit ini hanya bisa dilawan dengan kita rajin berolahraga, apabila kondisi fisik kita lemah maka penyakit itu akan masuk, tetapi dengan kondisi fisik yang prima maka malaria akan menjauh dari kita,”katanya. Hal ini disampaikan agar para prajurit dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan maksimal, apa jadinya apabila aparat yang menjaga kedaulatan negara pada sakit semua,”imbuhnya.


Selesai melaksanakan pengarahan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Danrem di depan Kotis, hal ini bertujuan untuk ikut mensukseskan Program Penanaman sejuta pohon yang telah dicanangkan oleh Presiden, selain itu untuk mengurangi dampak global yang ditimbulkan oleh adanya penggundulan hutan yang merupakan paru-paru dunia sehingga mengakibatkan iklim atau cuaca yang sangat panas dan kurang bersahabat.

Perlu disampaikan bahwa dalam perjalanan pulang menuju ke Korem, Danrem beserta rombongan mengadakan pengecekan di Pos Kalimao dan Pos Wembi.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s