KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI : MINGGU MILITER DIISI DENGAN PENGETAHUAN PDP ( PERATURAN DISIPLIN PRAJURIT TNI)

Bertempat di Aula Praja Wirayakti Makorem 172/Praja Wirayakti, Selasa (23/2) diadakan pelajaran tentang PDP (Peraturan Disiplin Prajurit TNI). Hal ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada prajurit Korem tentang ketentuan-ketentuan yang harus dipedomani berkaitan dengan Peraturan Disiplin Prajurit TNI sehingga diharapkan tingkat pelanggaran prajurit dapat diminimalisir.

Dalam penjelasannya, Kapten Chk Asep Rusdian, SH menyampaikan bahwa disiplin prajurit mutlak harus ditegakkan demi tumbuh dan berkembangnya TNI dalam mengemban dan mengamalkan tugas yang telah dipercayakan oleh bangsa dan negara kepadanya, oleh karena itu sudah menjadi kewajiban setiap prajurit untuk menegakkan disiplin dimanapun berada. Kata Asep bahwa Disiplin Prajurit TNI adalah suatu ketaatan yang sungguh-sungguh dan di dukung oleh kesadaran untuk menunaikan tugas dan kewajiban serta bersikap dan berperilaku sesuai dengan aturan yang semestinya/yang lazim berlaku dilingkungan tertentu dilandaskan kesadaran yang bersendikan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dalam menunaikan tugas da kewajiban serta bersikap dan berperilaku sesuai dengan aturan/ tata kehidupan prajurit.

Selanjutnya Kapten Asep menjelaskan tentang pelanggaraha hukum disiplin murni, pelanggaran hukum disiplin tidak murni, perbuatan yang bukan tindak pidana tetapi bertentangan dengan perintah kedinasan, peraturan kedinasan, perbuatan yang tidak sesuai dengan tata kehidupan prajurit, jenis-jenis hukuman disiplin dan tujuan pemberian hukuman bagi prajurit yang melakukan pelanggaran. Kata Asep bahwa tujuan pemberian hukuman bagi anggota yang melakukan pelanggaran yaitu sebagai penjeraan atau pembinaan agar tidak melakukan pelanggaran kembali serta sebagai sarana pencegahan yang lainnya agar tidak melakukan pelanggaran yang sama.

Dalam Tanya jawab, Kopda Timotius Hubi menanyakan tentang pelanggaran hukum disiplin tidak murni, dan Kapten Asep menjawab bahwa pelanggaran hukum disiplin tidak murni merupakan suatu perbuatan tindak pidana yang sedemikian ringan sifatnya, sehingga dapat diselesaikan secara disiplin prajurit. Yang dimaksud sedemikian ringan sifatnya adalah bahwa tindak pidana diancam dengan pidana penjara paling lama 3 bulan/kurungan paling lama 6 bulan/denda paling banyak 6 juta, perkaranya sederhana dan mudah pembuktiannya dan tindak pidana yang terjadi tidak mengakibatkan terganggunya kepentingan TNI dan atau kepentingan umum, misalnya penganiayaan ringan (Pasal. 352 ayat (1) KUHP.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s