KOMANDAN KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI BUKA TMMD KE-84 TAHUN 2010 DI KAB. SARMI

Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat membuka TNI Manunggal Membangun Desa Ke-84 tahun 2010 di Distrik Pantai Barat Kabupaten Sarmi, Papua Selasa (8/6). Pembukaan TMMD ini dilaksanakan secara serentak di 64 Kabupaten/Kota se-wilayah Indonesia. Hadir dalam acara tersebut Bupati Kab. Sarmi Bpk. E. Fotanabe, MM, Kapolres Sarmi AKBP Patrige Renwarin, Kasdim 1712/Sarmi Mayor Inf Slamet, Kepala Pemberdayaan Kampung D. Warwe, tokoh masyarakat serta para masyarakat di tiga kampung yaitu Kampung Martewar, Wari dan Newrawar Distrik Pantai Barat.

Dalam amanatnya, Kepala Staf Angkatan Darat selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD yang dibacakan oleh Danrem mengatakan bahwa Program TNI Manunggal Membangun Desa adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementrian dan Lembaga Pemerintah Non Kementrian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat. Melalui program TMMD diharapkan dapat mewadahi aspirasi dan kepentingan masyarakat di daerah pedesaan, mengingat proses perencanaannya selalu diawali dengan melibatkan berbagai instansi dan masyarakat, serta disusun dengan sistem “Bottom up Planning”, oleh karena itu peran dan kerjasama yang erat dari semua Stakeholder baik Kementrian/Lembaga Pemerintah Non Kementrian, Pemda, BUMD/Swasta yang didukung partisipasi aktif masyarakat penentu keberhasilan TMMD, ”Katanya.

Selanjutnya Kasad mengatakan bahwa, TMMD ini merupakan wahana untuk mengokohkan persatuan dan kesatuan bangsa, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah, percepatan pembangunan desa dalam upaya menjaga keutuhan NKRI, sebagai sasaran fisiknya ditujukan terutama pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, sedangkan sasaran non fisik diarakan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri menuju kehidupan sosial yang lebih maju, sejahtera dan mandiri. Selain intu juga diarahkan untuk meningkatkan wawasan dan semangat kebangsaan, bernegara dan kesadaran bela negara sehingga mampu menggugah semangat kebangsaan serta dapat membangun budaya saling menghormati, tolong menolong, tidak saling menyalahkan dalam membangun bangsa dan negara.

Kasad juga mengingatkan bahwa Program TMMD dilaksanakan sebagai upaya membantu pemerintah dalam memberdayakan Wilhan dan membantu tugas Pemda dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memantapkan wawasan kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi berbagai hakikat ancaman.

Tema TMMD ke 84, yaitu : ”Melalui TNI Manunggal Membangun Desa, kita tingkatan kebersamaan dalam memberdayakan masyarakat dan desa, guna meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah dalam rangka mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa”.

Diakhir sambutanya, Kasad menekankan hal-hal yang harus dipedomani oleh prajurit anatara lain : 1. Kegiatan TMMD ini merupakan kehormatan, sehingga harus dilaksanakan penuh keiklasan, tanggung jawab yang tinggi dan profesional dengan tetap memperhatikan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. 2. Bagi daerah yang sedang menyelenggarakan Pemilukada, saya berharap tetap dapat melaksanakan TMMD, sesuai rencana dan tetap menjaga Netralitas TNI. 3. Hormati dan pahami adat istiadat  dan budaya daerah setempat, manfaatkan TMMD ini sebagai sarana untuk berinteraksi dengan masyarakat, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas tugas di lapangan secara optimal dan terhindar dari adanya hal-hal yang kontra produktif bagi terwujudnya Prajurit TNI yang dicintai oleh rakyatnya. 4. Kenali adat istiadat masyarakat setempat sehingga mudah untuk berinteraksi, hindari hal-hal yang kontra produktif sehingga terwujudnya prajurit TNI yang dicintai dan mencintai rakyat. 5. Utamakan skala prioritas sehingga dapat berhasil dan berdaya guna bagi masyarakat. 6. Laksankan evaluasi secara berlanjut dan berkesinambungan dengan memegang teguh prinsip tertib administrasi. 7. Pedomani 8 Wajib TNI, jangan sekali-kali menakuti serta menyakiti hati rakyat, kokohkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

TNI Manunggal Membangun Desa yang dilaksanakan oleh Kodim 1712/Sarmi di Distrik Pantai Barat Kab. Sarmi dipusatkan  di kampung Martewar dengan membangun beberapa sarana fisik seperti MCK, Balai Kampung dan penyuluhan tentang kesehatan, pendidikan dan pola hidup sehat.


Perlu disampaikan bahwa pula bahwa di Kodim 1702/Jayawijaya, pada waktu yang sama juga dilaksanakan Upacara Pembukaan TMMD yang dipimpin oleh Danlantamal X Jayapura Laksma TNI Uus Kustiwa di kampung Hesaton, Distrik Asolakoban. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 21 hari dengan pembangunan fisik maupun non fisik. Untuk pembangunan fisik akan difokuskan untuk membangun 5 balai desa yautu Desa Yagara, Helalua, Waima, Hesaton dan Munekama. Sedangkan pembangunan non fisik akan dilakukan penyuluhan bela negara, pertanian, perkebunan, kesehatan, hukum dan HAM.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s