DANREM 172/PW BERIKAN PAPARAN KEPADA PESERTA SSDN PPRA XLIV LEMHANNAS TENTANG WILAYAH PERBATASAN RI-PNG

Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat pagi tadi memberikan paparan kepada peserta SSDN PPRA XLIV Lemhannas tentang kondisi wilayah perbatasan antara Negara RI-PNG yang menjadi tanggung jawab dari Korem 172/PW yang dilaksanakan di kantor PPLB (Pos Pemeriksaan Lintas Batas) Skouw Wutung Papua, Rabu (25/8).

Dalam paparannya, Danrem menjelaskan tentang kondisi wilayah baik geografi, demografi dan kondisi sosial yang ada di daerah perbatasan, kemudian juga dijelaskan tentang tugas pokok Korem 172/PW selaku Kolakops Pamtas RI-PNG dan implementasinya dilapangan. Tugas pokoknya antara lain melaksanakan operasi pengamanan perbatasan darat RI-PNG, mencegah pergeseran patok batas (Meridian Monument/MM), mencegah terjadinya kegiatan illegal dan pemberdayaan wilayah pertahanan perbatasan.

Sedangkan permasalahan yang sering muncul di perbatasan antara lain berkaitan dengan pelintas batas tradisional yang oleh masyarakat perbatasan sudah ada kesepakatan/perjanjian tersendiri karena mereka masih merupakan kerabat/saudara dan adanya hak ulayat adat, dan yang menarik dan perlu mendapat perhatian, kata Danrem bahwa di wilayah tanggung jawab Korem 172 hanya ada 2 (dua) pintu resmi penyeberangan yaitu di Skouw dan Waris, untuk penyeberangan lainnya hanya berupa jalan setapak dan apabila akan melintas perbatasan RI-PNG)cukup laporan kepada pos TNI terdekat dan kepada kepala kampung.

Berkaitan dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas Pamtas Yonif 713/ST dan 527/BY, Danrem menjelaskan bahwa selain melaksanakan patroli pengecekan patok batas (MM) dan mencegah terjadinya kegiatan illegal, Satgas ini juga melaksanakan Binter terbatas antara lain karya bhakti, pengobatan massal, olah raga bersama, komsos, melatih baris-berbaris, mengajar di sekolah yang terpencil dan masih kekurangan tenaga pengajar serta kegiatan-kegiatan lainnya. Tujuannya adalah agar masyarakat khususnya di daerah perbatasan mengerti, memahami dan akhirnya mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Satgas, selain itu juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat.


Selesai paparan dilanjutkan dengan seasion tanya jawab yang berlangsung + 30 menit, dan setelah itu rombongan di dampingi oleh Danrem dan Danyonif 713/ST Letkol Inf Jonny dengan berjalan kaki menuju pintu resmi penyeberangan atau gerbang penyeberangan di Skouw, Wutung untuk melihat secara langsung bangunan dan aktivitas masyarakat yang akan menyeberang.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s