KOMANDAN KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI BUKA GELADI POSKO I KODIM 1702/JAYAWIJAYA

Geladi Posko I yang digelar di Kodim 1702/Jayawijaya dibuka secara resmi oleh Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat di Makodim 1702/Jayawijaya, Selasa (21/09). Latihan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 21 s.d. 23 September 2010 dan akan diisi dengan berbagai kegiatan.

Dalam amanatnya, Danrem menyatakan bahwa stabilitas keamanan di wilayah Papua secara umum dan menjelang digelarnya Pemilukada di beberapa kota dan kabupaten relatif sangat kondusif, “Stabilitas keamanan di wilayah Papua secara umum dan menjelang digelarnya Pemilukada di beberapa kota dan kabupaten relatif sangat kondusif, namun sebagai aparat keamanan kita harus tetap melakukan antisipasi terhadap kemungkinan timbulnya gangguan keamanan karena konflik yang berasal dari massa pendukung salah satu kandidat yang tidak puas dengan hasil yang dicapai dalam Pemilukada. Kelompok-kelompok massa tersebut kemungkinan akan melakukan tindakan-tindakan seperti demonstrasi, propaganda, aksi teror dan intimidasi, pendudukan kantor-kantor pemerintahan, dan penguasaan terhadap fasilitas-fasilitas umum seperti Pelabuhan, Bandara dan penutupan atau pemalangan jalan raya, sehingga dapat menimbulkan gangguan terhadap keamanan,”Ungkapnya.

Lanjut Danrem, bahwa situasi dan kondisi ini kemungkinan juga akan dimanfaatkan oleh kelompok atau pihak lain dengan tujuan tertentu seperti melakukan penyerangan terhadap pos-pos TNII/Polri yang berada di tempat-tempat terpencil sehingga dapat mengakibatkan gangguan stabilitas keamanan yang lebih luas. Dengan keterbatasan personel yang dimiliki Polda Papua sekarang ini dan mengingat amanat per-Undang-Undangan yang berlaku, maka Satuan Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih perlu mengantisipasi kemungkinan adanya permintaan bantuan perkuatan TNI kepada Kepolisian khususnya Polda Papua dalam upaya memulihkan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,”Katanya.

Thema Geladi Posko I Kodim 1702/Jayawijaya kali ini adalah “Kodim 1702/Jayawijaya melaksanakan operasi bantuan perkuatan TNI kepada Polri dalam rangka membantu terwujudnya stabilitas kamtibmas di wilayah”. Hal ini sangat relevan sebagai antisipasi pelaksanaan tugas-tugas TNI ke depan, sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI khususnya Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Selanjutnya Danrem menjelaskan bahwa Geladi Posko I Kodim 1702/Jayawijaya yang dilaksanakan merupakan latihan taktis tanpa pasukan, bertujuan untuk melatih mekanisme kerja hubungan Komandan dan Staf Kodim, sehingga dapat dijadikan sebagai pengalaman dalam Olah Yudha yang berorentasi pada perkembangan situasi yang terjadi di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Tolikara, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Lani Jaya, Yalimo, Mamberamo Tengah dan Kabupaten Nduga, sehingga diharapkan Komandan dan Staf Kodim 1702/Jayawijaya mampu melaksanakan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) berupa perbantuan kepada Polri sesuai prosedur permintaan.

Diakhir amanatnya, Danrem menekankan kepada pelaku maupun penyelenggara untuk melaksanakan latihan dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan keterampilan dan profesionalisme kemiliteran sehingga memberikan manfaat dalam pelaksanaan tugas-tugas ke depan.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s