KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI GELAR SILATURRAHMI DAN TATAP MUKA DENGAN KOMPONEN MASYARAKAT SE-WILAYAH KOREM 172

Untuk meningkatkan jalinan silaturahmi, rasa kebersamaan, dan komunikasi yang baik sesama komponen bangsa dalam rangka menuju cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya untuk mendapatkan solusi dalam membangun Papua ke depan yang lebih baik, maka Komandan Korem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat mengadakan acara silaturrahmi dan tatap muka dengan komponen masyarakat se-wilayah Korem 172/Praja Wirayakti, Abepura Papua Kamis (13/1).

Acara yang digelar di ruang rapat Makorem ini dihadiri oleh semua komponen masyarakat baik dari tokoh masyarakat, tokoh adat, kepala suku, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh agama dan elemen masyarakat yang ada di Papua antara lain Ramses Ohee (Ketua BMP), Drs. Benhur Tommi Mano, MM (Ketua KNPI Jayapura), George Amold Awi (LMA), Pdt. Yulianus Warobay Wilem (Tokoh Agama / Dosen), HM Sulhan ma’mun (ketua MUI), David Hubi (Kepala Suku Wamena raya/Japut), Ibu Bonay (Masyarakat BMP), Jhon Tanapi (Tokoh Masyarakat), Johanes Tawa (Tokoh Masyarakat), Simon Kosay (Tokoh  Adat Keerom), Silfara (Tokoh Pejuang), Frans Alber Yoku (Ondoafi), Yude Dematou (Tokoh Pemuda), Bernard Pahabol (Ketua BEM Uncen) dan tokoh-tokoh lain yang berjumlah 47 orang.

Dalam sambutanya, Danrem mengatakan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari acara tatap muka dengan Pangdam XVII/Cenderawasih pada tanggal 30 November 2010 yang lalu,”Acara yang kita laksanakan ini merupakan tindak lanjut dari tatap muka dengan Pangdam di Aula Ajendam XVII/Cenderawasih pada 30 November silam, Dalam hal ini Pangdam memerintahkan saya selaku Danrem untuk mengkoordinir tokoh-tokoh yang ada di wilayah Korem untuk menyusun suatu konsep tentang upaya-upaya apa yang harus dilakukan untuk mendukung program pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi Papua pada saat ini,”katanya.

Karena kata Danrem bahwa dalam membangun Papua menuju masyarakat yang sejahtera, makmur, damai dan bermartabat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi seluruh komponen masyarakat yang berada di Papua ini termasuk TNI/Polri, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Para Cendikiawan dan para Mahasiswa serta seluruh elemen masyarakat harus memusatkan perhatian dan energinya pada pembangunan yang mensejahterakan masyarakat.

Untuk itu melalui forum silaturrahmi dan tatap muka ini dapat memperoleh masukan dan saran yang bersifat membangun selanjutnya dapat kita olah dalam kelompok kecil untuk menjadi saran kepada pemerintah Provinsi Papua sehingga apa yang menjadi cita-cita kita yaitu ”Papua yang sejahtera, Papua yang makmur dan damai serta Papua yang bermartabat” dapat kita wujudkan bersama.

Dalam kesempatan ini dibuka fron diskusi dan mengeluarkan saran, pendapat dan masukan berkenaan dengan masalah pemberdayaan perempuan khususnya perempuan Papua, bidang pendidikan dan kebudayaan, bidang kesehatan, permasalahan Respek dan masalah 11 kursi yang sampai sekarang belum terealisasi. Berkenaan dengan masalah perempuan, banyak tokoh yang memberikan saran dan masukan antara lain  Ibu Heemskercke Bonay, Charles Takbor, J.S Serpara, Yonas Alfons dan Jhon Djonga yang pada intinya agar kaum perempuan lebih diperhatikan atau dianak tirikan dan dilibatkan dalam percepatan pembangunan, perempuan juga harus mendapatkan jatah dalam MRP dan dalam merekrut menjadi anggota TNI/Polri khususnya perempuan asli asal Papua agar ditambah. Berkenaan dengan kasus kekerasan terhadap perempuan banyak diakibatkan karena pengarus minuman keras (miras), untuk itu peredaran miras harus dibatasi (ada kebijakan khusus dari pemerintah).

Selain itu Pastor Dekan Dekanat Kab. Keerom, Pastor John Jonga menyampaikan bahwa ada aknum anggota TNI yang disinyalir melakukan bisnis miras, untuk itu ia meminta agar Danrem menindak anggota yang terlibat. Berkenaan dengan masukan tersebut Danrem secara tegas akan mengusut dan menindak lanjuti informasi ini, dijelaskan Danrem bahwa apabila terbukti ada anak buahnya yang melakukan bisnis haram ini akan ditindak secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.

Acara dapat berlangsung dengan cukup baik, semua audens dapat menyampaikan aspirasi, saran dan masukan yang nantinya dirangkum dalam bentuk buku yang akan diteruskan ke Pangdam XVII/Cenderawasih dan selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah Papua, sehingga Papua yang sejahtera, makmur dan damai serta bermartabat dapat  segera terwujud.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s