KOREM 172/PRAJA WIRAYAKTI : SATGAS YONIF 141/AYJP BANTU PENUNTASAN BUTA AKSARA DI PEDALAMAN

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) pada saat ini sangatlah pesat bahkan jarak antar daerah bahkan antar negara hampir tidak ada sekatnya lagi. Namun hal tersebut sangatlah tragis apabila ditengah-tengah modernisasi ini masih ada sebagian dari masyarakat kita yang belum bisa baca dan tulis (Buta Aksara), hal tersebut bisa kita lihat pada saudara-saudara kita yang tinggal di daerah perbatasan antara RI-PNG. Sebenarnya masalah ini sudah mendapatkan perhatian serius dari Pemda setempat dengan membangun sarana dan prasarana penunjang pendidikan, tetapi hal tersebut tidak didukung oleh tenaga pengajar (sangat minim) yang benar-benar mau mengabdikan diri kepada dunia pendidikan.

Melihat situasi yang ada, Satgas Yonif 141/AYJP yang ditugaskan untuk menjaga perbatasan RI-PNG yang dengan penuh keikhlasan tergerak untuk berbagi ilmu dengan membantu masyarakat lewat bimbingan khusus dalam hal membaca, menulis dan berhitung. Satgas ini juga bekerjasama dengan Tim penuntasan Buta Aksara PKBM Walfer dan saling bahu-membahu dalam hal mengajar masyarakat di perbatasan.

Komandan Kompi Senapan-D (Dinamit) Lettu Inf Agus Cahyono dalam sambutannya pada saat pembukaan belajar perdana penuntasan buta aksara di Desa Kalipao mengatakan bahwa Satgas Yonif 141/AYJP disamping melaksanakan tugas Pokok mejaga wilayah perbatasan RI-PNG juga akan mendukung dan berpatisipasi program penuntasan buta aksara yang bekerjasama dengan Tim PKBM Walfer, dan untuk sementara menugaskan Praka M. Fahrurrozi untuk membantu mengajar di Desa Kalipao.

Dalam kegiatan pembukaan program penuntasan buta Aksara ini diikuti oleh kurang lebih 63 peserta dari 4 suku yang ada di Desa Kalipao, dan dari beberapa diantaranya sudah ada yang mengenal baca da tulis walaupun masih tergolong di bawah standart bahkan masih banyak yang belum mengenal sama sekali baca, tulis dan berhitung.

Kepala desa dan ondoafi setempat menyambut baik dengan dilaksanakan program ini, mereka menyampaikan bahwa dengan diajarkan menulis, membaca, berhitung dan pengetahuan umum serta bela Negara maka masyarakat kita tidak mudah terhasut atau terprovokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang imgin memecah belah persatuan dan kesatuan, tetapi sebaliknya akan siap mempertahankan wilayah NKRI tercinta.

Iklan
By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s