Peduli Kesehatan, Satgas 330/ Bantu Pengobatan Masyarakat di Perbatasan

Keerom– Sabtu kemarin (16/07) sekitar jam 08.00 WIT, Parwi (40 th) seorang Ibu dari Kampung Arso 2 dengan didampingi beberapa kerabatnya mengantarkan anak lelakinya yang bernama Darsono ke klinik kesehatan Satgas Yonif Linud 330/TD yang terletak di Kotis Arso Kota. Tujuan dari Parwi mengantarkan anaknya yang baru berusia 12 tahun ini ke klinik satgas 330 adalah untuk melakukan sunat (sirkumsisi). Proses sunat segera dilakukan oleh Dokter Satgas 330, Lettu Ckm Dokter Asep Sulaeman beserta timnya anggota kesehatan satgas di kotis. Diawali dengan pemeriksaan kesehatan Darsono saat ini,data pasien,riwayat penyakit yang pernah diderita dan pemeriksaan eksternal seperti tekanan darah (tensi-red), denyut nadi, suhu tubuh serta kondisi lain yang memungkinkan atau tidaknya dilakukan minor surgery (operasi kecil-red). Setelah dilakukan anastesi lokal (pembiusan-red) maka segera Dokter Asep dengan jari-jemari gesitnya yang dibantu anggota kesehatan yang lain melakukan proses sirkumsisi tersebut. Proses ini berlangsung sekitar setengah jam dan dilakukan dengan melalui prosedur bedah minor yang berlaku, sehingga berjalan dengan lancar dan aman. Selama proses sunat berlangsung orang tua termasuk beberapa kerabat mendampingi proses ini,sekaligus untuk sekadar melihatnya dan kerabat yang lain menunggu di luar klinik dengan harap-harap cemas. Namun semuanya merasa lega setelah Darsono keluar dengan aman dari klinik menuju ke mobil guna kembali ke rumahnya, sembari menunggu proses pengeringan luka dan bekas jahitan. Dan dua hari ke depan Dharsono harus kembali ke klinik guna kontrol bekas jahitan serta pembukaan perban jika lukanya sudah kering.

            Siang harinya sekitar pukul 14.00 WIT, seorang anak berumur 6 tahun bernama Yansen dari Kampung Kwimi diantarkan kedua orang tuanya ke Klinik Kotis untuk mengobati luka di tanganya yang terus mengeluarkan darah akibat terkena pisau dapur ketika bermain-main dengan teman sebayanya di rumah. Dengan sigap dokter Asep dibantu personel kesehatan di Kotis segera menangani dengan membersihkan luka tersebut dan menjahitnya karena lukanya cukup lebar. Diperlukan sekitar 6 jahitan untuk menambal luka Yansen agar tertutup dan tidak mengeluarkan darah lagi. Baik Darsono maupun Yansen dari Klinik Kotis juga memberikan obat-obat antibiotik dan anti inflamasi untuk lukanya agar cepat mengering dan tidak infeksi.

          Darsono dan Yansen adalah merupakan contoh dari masyarakat dari kampung sekitar yang hari itu datang ke Kotis 330 guna meminta untuk di obati. Sebelumnya hampir setiap hari terdapat warga kampung sekitar yang juga datang ke kotis guna berobat keluhan penyakit yang dideritanya. Dari sumber data Klinik Kotis Satgas 330 saja untuk tiga bulan terakhir tercatat jumlah masyarakat yang berobat ke Klinik selama bulan April sebanyak 49 orang, bulan Mei 41 orang dan bulan Juni sebanyak 67 orang yang berobat.

Dokter Asep Sulaeman menjelaskan bahwa obat-obatan yang selama ini digunakan untuk mengobati masyarakat yang datang berobat ke klinik kotis adalah merupakan dukungan obat-obatan yang berasal dari Dinkes setempat.” Karena banyaknya masyarakat yang datang berobat ke klinik kotis maka kami melaporkan dan mengajukan obat-obatan ke Dinkes Kabupaten Keerom, dan Alkhamdulillah dari Dinkes juga selalu membantu pengajuan kami.” Jelas  Dokter Asep.

            Dokter Asep juga mengungkapkan bahwa penyakit yang selama ini ditangani adalah penyakit dengan keluhan ringan saja seperti luka kecil, penyakit kulit (gatal-gatal,kutu air, jamur, kurap), Ispa (batuk, pilek, radang tenggorokan), dan sakit perut (mulas,maag,diare,sembelit). Namun jika keluhan penyakit tersebut agak berat dan perlu penanganan serius maka mereka akan disarankan untuk segera di bawa ke rumah sakit terdekat.”Selama ini masyarakat yang datang ke Kotis akan kami layani dan kami berikan obat-obatan dukungan dari Dinkes, namun itu  hanya untuk keluhan penyakit yang bersifat ringan saja dan yang dapat kami tangani. Pengobatan ini kami berikan secara sukarela untuk membantu masyarakat, kami tidak pernah meminta imbalan maupun tidak pernah mau menerimanya ketika selesai berobat dari masyarakat ada menyodorkan imbalan.”Ujar Dokter Asep.

            Baik orangtua Darsono maupun Yansen setelah mengobati anaknya mereka mengungkapkan apresiasi terhadap klinik kesehatan Satgas 330 yang juga diperuntukkan untuk mengobati masyarakat sekitar yang sakit. “Kami sangat terbantu dengan adanya klinik ini dan sejak dulu juga kami kalo berobat ke sini, di sini kami dilayani oleh bapak-bapak Tentara dengan ramah, 24 jam serta tidak perlu prosedur yang sulit,datang langsung diobati.”Ungkap Parwi,orangtua Dharsono.

            Sepenggal kisah di atas juga terjadi di pos-pos satgas 330 yang terletak di pedalaman. Gambaran tersebut merupakan kisah realitas yang terjadi di masyarakat perbatasan yang memang kondisinya masih banyak yang memprihatinkan. Bahkan di kampung-kampung yang terletak di pedalaman masih banyak yang belum terjangkau oleh tenaga medis maupun sarana kesehatan yang ada, atau meskipun ada namun jaraknya sangat jauh dan transportasi juga sangat sulit didapatkan, dan bahkan kadang terdapat sarana kesehatan berupa Pustu (Puskesmas Pembantu-red) namun tenaga kesehatannya kebetulan sedang tidak ada di tempat. Jadi yang menjadi andalan utama masyarakat adalah adanya pos-pos TNI di sekitar kampung mereka, karena di pos tersebut pasti selalu dilengkapi dengan tenaga kesehatan dan obat-obatan yang memadai. Dan bak gayung bersambut maka TNI sebagai bagian dari rakyat selalu siap untuk membantu kesulitan rakyat kapanpun dan dimanapun berada. (Pen  Satgas 330/TD  – Penrem 172 )

By korem172 Posted in 1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s