Turunkan Prajurit,Ciptakan Rasa Aman di Masyarakat

Beberapa waktu yang lalu ( 1/8) nampak sejumlah Prajurit TNI dari kesatuan Satgas Yonif Linud 330/TD yang sedang melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG menempati pos baru di Kampung Nafri. Apa saja yang dilakukan Prajurit TNI AD dari Kostrad tersebut di Daerah Nafri ? dan bagaimana suasana bulan ramadhan serta lebaran disana?

 Keerom- Pasca terjadinya insiden di Nafri beberapa pekan lalu (1/8) yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) dan mengakibatkan tewasnya beberapa warga sipil, nampak setelah kejadian itu aparat gabungan dari TNI Polri diterjunkan untuk menyisir daerah tersebut guna mencari pelaku. Dan pada sorenya hari itu juga berdasarkan perintah Pangdam XVII/Cend, Mayjen TNI Erfi Triassunu,guna merespon permintaan masyarakat yang disampaikan melalui Pemda setempat untuk mendirikan Pos TNI di daerah Nafri , maka sejumlah Prajurit Satgas Pamtas Yonif Linud 330/TD ditugaskan untuk menempati pos baru di daerah Nafri. Sembari menunggu dibangunnya pos permanen oleh Pemda setempat di daerah yang selama ini dianggap rawan oleh masyarakat maka prajurit Satgas 330 sementara ini menempati sebuah rumah milik masyarakat di Kampung Nafri yang dijadikan sebagai pos sementara.

Menurut press release yang diberikan Perwira Penerangan (Papen) Satgas 330/TD,Kapten Czi Setiawan menyatakan bahwa dengan adanya pos baru di Nafri maka diharapkan akan memberikan rasa aman di masyarakat sekaligus untuk menghilangkan kesan yang selama ini hinggap di masyarakat bahwa Nafri merupakan daerah yang rawan.”Untuk masalah keamanan bukan hanya tanggung jawab TNI Polri saja,namun merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat dan sekarang satuan kami ( Satgas 330-red) tengah mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tugas bersinergi dengan Kepolisian dan masyarakat untuk menciptakan suasana aman di daerah Nafri.”Ungkap Papen Satgas 330. Papen juga menambahkan menurutnya Nafri juga merupakan satu-satunya jalur utama penghubung dari Jayapura atau Abepura menuju ke arah Keerom, Koya, Waris, Senggi serta Wutung. Jadi jika terjadi insiden seperti kemarin maka otomatis mobilitas ke daerah tersebut akan terkendala.”Bahkan pasca insiden nafri kemarin pegawai pemda di Keerom maupun instansi lain yang biasa pulang pergi Abe – Kerom maupun Koya banyak yang tidak berani masuk kerja, sehingga praktis aktivitas pemerintahan untuk melayani masyarakat pun juga turut terkendala, maka dengan adanya pos baru Nafri ini diharapkan masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa tanpa rasa takut dan kuatir.”Jelas Papen.

Ketika disinggung sampai kapan akan dilakukan pengamanan di Pos Nafri, sebab jika dikaitkan dengan masa penugasan satgas pengamanan wilayah perbatasan RI-PNG yang biasanya hanya selama setahun atau 12 bulan, maka satgas 330/TD telah bertugas selama kurang lebih 10 bulan,terhitung sejak Oktober 2010,berarti masih menyisakan dua bulan lagi bertugas di wilayah perbatasan RI-PNG. Namun menurut Papen pengamanan di Pos Nafri akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi.” Masalah waktu penugasan sampai kapanpun tidak ada masalah bagi kami, prinsip kami akan selalu siap kapanpun dan dimanapun ditugaskan, tentunya berdasarkan instruksi dari pimpinan. Di akhir pembicaraan Papen juga menghimbau jika sekiranya masyarakat menemukan sesuatu yang dirasa tidak seperti biasanya atau ganjil agar segera dilaporkan ke Pos TNI maupun Polisi.” Jika masyarakat menemukan sesuatu yang ganjil dan tidak seperti biasa silahkan dilaporkan ke Pos secepatnya supaya kami segera bisa menindaklanjuti.”Himbau Papen.

Sementara itu saat Wartawan mengunjungi Pos Nafri nampak terlihat suasana kesiapsiagaan dari seluruh personel Satgas 330/TD yang berada di Pos tersebut dengan berpakaian lengkap dan senjata tersandang. Hal ini menandakan bahwa mereka memang benar-benar siap untuk memerangi setiap ancaman yang akan merongrong kedaulatan dan keutuhan NKRI. Dari pantauan Wartawan terlihat anggota ada yang sedang berjaga di pos depan,matanya benar-benar siaga dan waspada mengawasi setiap kendaraan maupun orang yang lalu lalang lewat depan pos, nampak juga beberapa prajurit berdiri di jalan sekitar pos sembari berbaur dengan masyarakat dan sebagian lagi nampak sedang merehab pos yang baru mereka tempati ini, mereka masing-masing dengan perlengkapan seragam dan senjata yang sama. Saat tiba di Pos, Wartawan langsung disambut ramah dan dipersilahkan masuk ke ruang tamu untuk bertemu dengan Komandan Pos Nafri, Lettu Inf Robert Siregar, namun sebelumnya Wartawan harus menunjukan kartu wartawan,KTP serta menulis di daftar tamu.

Senada dengan Papen tentang penugasan di Pos baru Nafri, Danpos menyatakan bahwa bagi mereka mendapatkan tugas adalah suatu bentuk kepercayaan, terlebih tugas negara adalah merupakan tugas agung dan mulia yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sekalipun dalam kondisi keterbatasan yang ada.” Kami menyadari bahwa prajurit TNI berasal dari,oleh dan untuk rakyat. Karenanya apapun akan kami lakukan untuk membantu dan melindungi masyarakat. Kendala di lapangan sudah pasti ada,namun sampai saat ini kami masih bisa mengatasi dan tidaklah menjadi persoalan yang berarti bagi kami terlebih semua masyarakat disini banyak membantu dalam hal fasilitas dan lainnya.”Ujar Robert.

Ketika disinggung mengenai waktu penempatan di Pos baru yang bertepatan dengan bulan puasa, maka Danpos menyatakan bahwa pelaksanaan tugas tetap seperti biasa meskipun mereka sedang berpuasa,bahkan kegiatan keagamaan lebih digalakkan seperti salat lima waktu berjamaah, taraweh dan tadarus Quran. Danpos juga mengaku memang bulan puasa dan lebaran di tempat penugasan kali ini sangat berkesan bagi mereka,pasalnya biasanya mereka menikmati suasana ini dengan anak, istri dan keluarga lain di rumah, namun kali ini mereka menikmatinya dengan jauh dari mereka di Ujung Timur NKRI.”Sebagai manusia biasa setelah 10 bulan bertugas tentunya rasa rindu terhadap keluarga yang ditinggalkan pasti ada, terlebih di bulan ramadhan dan lebaran yang biasa kita kumpul keluarga,memeluk anak dan menikmati masakan istri dan sekarang jauh dari mereka semua. Namun kami juga sadar bahwa bagi prajurit TNI mengemban tugas negara adalah diatas segalanya. Kami yakin pasti Tuhan akan senantiasa menjaga dan melindungi keluarga yang kami tinggalkan.” Ungkap Robert. ” kebetulan di tempat kami masih ada sinyal jadi kalau rindu dengan anak-istri di rumah kami masih bisa telpon atau sekadar kirim sms.” Tambah Robert.

Robert juga tidak mengingkari bahwa selama 10 bulan bertugas jauh dari keluarga, sebagai manusia normal rasa jenuh pastilah ada, namun mereka dapat mengatasi hal tersebut sehingga tidaklah menjadi persoalan berarti bagi mereka.” Selain disini masih terjangkau sinyal, kami juga menggalakkan olahraga, kegiatan kemasyarakatan dan kegiatan-kegiatan positif lain untuk mengusir rasa jenuh, bahkan dapat bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.” Ujar Robert.

Dari pantauan Wartawan menurut beberapa masyarakat yang lewat di depan Pos mereka merasa sangat senang dan terbantu dengan kehadiran aparat TNI di pos baru tersebut. Salah satunya seperti dituturkan Rina,seorang mahasiswi yang tinggal di Koya dan kuliah di Abe.” Saya sangat setuju dengan adanya Pos  TNI di Nafri, karena terus terang dari dulu daerah ini terkesan rawan dan memang dibuktikan dengan adanya beberapa kejadian berturut-turut sehingga kalau lewat Nafri saya tidak tenang,agak kuatir dan takut terjadi apa-apa, terlebih kalau lewat malam hari. Namun sejak adanya pos baru disini kesan angker lewat Nafri agak berkurang dan saya juga lebih tenang, meskipun kadang harus kuliah malam di Abe.” Ujar Rina antusias. Ia juga berharap kepada Pemerintah bahwa pos Nafri kedepan agar bisa menjadi pos permanen dan didirikan tepat di daerah kosong Nafri yang selama ini terjadi peristiwa, karena salah satu kewajiban pemerintah adalah menjamin keamanan dan memberikan rasa aman kepada warganya.

By korem172 Posted in Berita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s